MAN1KOTALUBUKLINGGAU.SCH.ID Berita Kepala MAN 1 Lubuklinggau Resmi Buka Mansa Trade Fair 2026

Kepala MAN 1 Lubuklinggau Resmi Buka Mansa Trade Fair 2026

Lubuklinggau (Kemenag Sumsel) — Kepala MAN 1 Model Lubuklinggau, Hedi Herdiana, secara resmi membuka Mansa Trade Fair (MTF) 2026 pada Jumat (13/02/2026). Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang telah dipersiapkan para siswa selama beberapa pekan terakhir.

Acara diawali dengan sambutan kepala madrasah, dilanjutkan dengan pemukulan dol sebagai simbol dimulainya kegiatan serta pelepasan balon yang menambah semarak suasana. Tepuk tangan dan sorak antusias siswa mengiringi momen pembukaan tersebut.

Dalam sambutannya, Hedi Herdiana menyampaikan apresiasi atas kerja keras panitia dan seluruh siswa, khususnya kelas X sebagai penggerak utama kegiatan. Ia menegaskan bahwa Mansa Trade Fair bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sarana pembelajaran nyata yang melatih kreativitas, inovasi, serta jiwa kewirausahaan peserta didik.

“Pengalaman mengelola stan dan berinteraksi langsung dengan pengunjung menjadi pembelajaran penting dalam membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab siswa,” ujarnya.

MTF 2026 mengangkat tema sains sebagai fokus utama. Setiap stan yang dikelola siswa kelas X menampilkan sentuhan ilmiah, baik dari segi produk, dekorasi, maupun konsep penjualan. Unsur eksperimen sederhana, media edukatif, hingga pengolahan produk berbasis konsep sains tampak mendominasi area pameran.

Kreativitas siswa terlihat dari cara mereka mengemas ide menjadi sajian menarik dan bernilai jual. Beberapa stan menghadirkan olahan makanan disertai penjelasan reaksi sederhana, permainan edukatif berbasis konsep sains, hingga maskot kelas yang selaras dengan tema masing-masing.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Hj. Annisa, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kreativitas siswa dalam menyiapkan stan sudah sangat baik.

“Saya melihat anak-anak sangat kreatif dalam menyiapkan stan. Memang ada beberapa tema yang serupa, tetapi justru di situlah mereka belajar mengemas ide yang sama dengan cara berbeda dan lebih menarik,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan kerja sama tim selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, MTF menjadi media pembelajaran berharga dalam membangun kekompakan dan manajemen waktu siswa. Ke depan, ia berharap Mansa Trade Fair dapat terus dikembangkan, baik dari segi konsep maupun skala pelaksanaannya.

Selain pameran dan bazar, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya dari siswa kelas XII, mulai dari tari tradisional hingga pertunjukan musik. Kehadiran penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkaya nilai estetika dan budaya dalam pelaksanaan MTF 2026.

Melalui Mansa Trade Fair 2026, semangat kebersamaan dan kreativitas siswa kembali terlihat nyata. Kegiatan ini bukan sekadar ajang berjualan atau pameran karya, tetapi juga proses pembelajaran kolaboratif yang memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta didik. (Annisa N.H/ddy)

1 Likes

Author: admin_man1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *