MAN1KOTALUBUKLINGGAU.SCH.ID Ekskul Pik – R MAN 1 Lubuklinggau Praktekkan Bullying Sebagai Edukasi

Pik – R MAN 1 Lubuklinggau Praktekkan Bullying Sebagai Edukasi

Lubuklinggau, Humas

Pik – R MAN 1 (Model) Lubuklinggau mempraktekan bullying sebagai Edukasi. Pik – R MAN 1 (Model) Lubuklinggau mengadakan pertemuan perdana mereka di tahun 2023 (13/1/23). Di pertemuan kali ini Pik – R MAN 1 (Model) Lubuklinggau memberikan contoh – contoh bullying kepada anggota – anggota nya dengan melakukan praktek.

M. Aziz Ar Rasyid ketua Pik – R MAN 1 (Model) Lubuklinggau menjelaskan tujuan dari mempraktekkan adegan bullying untuk membedakan bullying secara kontak langsung dan juga non verbal langsung. Karena bullying kontak langsung dan non verbal langsung berbeda.

“Kontak langsung itu biasanya  menggunakan fisik. Tetapi belum berarti dio melakukan nyo dengan caro ngeluarin kato kato kasar. Tetapi kalau bullying non verbal langsung adalah bullying yang berupa ejekan dan tatapan sinis. Nah biasanya bullying itu mulai terjadi yang tingkatkan nya paling ringan kekerasannya seperti bullying non verbal langsung yang di mana awalnya hanya berupa tatapan sinis, menyenggol sesorang dengan sengaja yang akhirnya berujung pada kekerasan fisik dan membuat sih korban( victim) merasa tidak nyaman,” ungkap Aziz

Harapan Aziz  semoga anak anak MAN 1 (Model) Lubuklinggau paham apa yang mereka lakukan belum tentu nyaman buat orang lain. Dan harus bisa sama sama menjaga perasaan sesama teman sebaya yang menurut kita tindakan kita yang lakukan itu bagus dan hanya berupa candaan tetapi belum tentu bagi orang yang kita perlakuan seperti itu merasa nyaman.

Lilla Shintya anggota Pik – R MAN 1 (Model) Lubuklinggau menurut Lilla yang dapat ia ketahui adalah ternyata bullying itu bukan hanya secara fisik dan bullying juga secara non fisik seperti menghina. Tetapi jugo bisa dengan prilaku kita. Kayak menatap sinis orang lain dan menyenggol nya secara sengaja juga termasuk bullying. Kareno korbannya merasa tidak nyaman dengan tingkah dan perbuatan sih pelaku.

Tujuan kegiatan tersebut menurut Lila supaya kita tahu kalau ternyata bullying tuh banyak sekali jenis jenisnya dan dengan kita mengetahui contoh tersebut. Kita bisa lebih memperhatikan ucapan dan tindakan kita agar kita tidak membuat orang lain merasa tidak nyaman. Lilla berharap semoga kedepannya tidak ada lagi korban bully. (SQD/ddy)

0 Likes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *