MAN1KOTALUBUKLINGGAU.SCH.ID Berita Perwakilan Siswa Mansadel Ikuti Seminar Prolog 2024 Di Perpustakaan Kota Lubuklinggau

Perwakilan Siswa Mansadel Ikuti Seminar Prolog 2024 Di Perpustakaan Kota Lubuklinggau

Lubuklinggau, Humas.

Perwakilan siswa MAN 1 (Model) Lubuklinggau atau yang akrab di kenal Mansadel ikuti kegiatan seminar Prolog 2024 Life Is An Opportunity yang diadakan di perpustakaan kota lubuklinggau. Kegiatan ini dilakukan di perpustakaan kota Lubuklinggau tepatnya di salah satu ruangan yang ada di perpustakaan kota lubuklinggau. Kamis (29/2/24)

Kegiatan ini dilakukan dari pukul 09:00 WIB hinggau selesai, dimana kegiatan ini diisi langsung oleh 2 narasumber yang berbeda, narasumber pertama berisikan materi tentang film yang bernama Rian Sastranegara selaku pembina dewan kesenian siswa atau yang dikenal dengan DEKAWA dari SMA Negeri Tugumulyo

Pemateri kedua berisi kan materi tentang kegiatan tradisi Mandi Kasai, dimana nama pemateri adalah Suharyoko, M.Pd, dan Mohammad Azman, M.Pd. Si selaku Pamong Budaya Bidang Kesenian yang berisi materi tentang kesenian yang ada di kota Lubuklinggau.

Kegiatan seminar ini sangat lah memberikan banyak pengalaman bagi siswa siswi MAN 1 (Model) Lubuklinggau yang bisa menghadiri kegiatan tersebut

“Tentunya kami  mau membuat buku ini  karena sangat bermakna dan mengandung filosofi. Kami selaku Pamong Budaya Bidang Kesenian sebelum mendapatkan informasi akan kegiatan mandi kasai atau tradisi lainnya, kami diceritakan berminggu minggu untuk mencari informasi serta mendokumentasi tradisi tradisi yang ada di lubuklinggau, dan kami menjaga gawang yang ada di lubuklinggau, dan biasanya mahasisiwa ataupun masyarakat sekitar  menanyakan pada kami akan beberapa tradisi, maka dari itu kami membutuhkan dokumentasi tersebut agar bisa di lihat oleh orang orang lain, serta dari kami menyusun, lalu kami simpulkan,lalu jika ada perbedaan dan ada yang protes maka itu wajar ada yang salah maka itu wajar” ujar bapak Mohammad Azman, M. Pd. Si selaku Pamong Budaya Bidang Kesenian

“kita juga ambil tengah jika narsumnya berbeda, maka kami ambil yang masih bisa diterima oleh penelitiann, maka dari itu kami langsung surve kelapangan langsung, dan hanya dapat point point nya saja, lalu baru kami jabarkan, nah dibahan bahannya pun memiliki arti artinya masing masing,” pungkas bapak yang akrab di sapa Azman. (Auls/ddy)

10 Likes

Author: m@suk2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *